Kelebihan dan Kekurangan dari CSS

CSS atau Cascading Style Sheets merupakan sebuah kumpulan dari perintah yang akan digunakan untuk mendesain sebuah tampilan sebuah halaman yang ada di situs website dalam mark-up language. CSS sendiri dibuat dan juga dikembangkan oleh World Wide Web Consortium atau (W3C) sejak tahun 1996, dengan alasan yang sangat sederhana.

Sadarkah kalian bahwa HTML dan juga CSS memiliki keterkaitan yang sangat erat? Ya, hal yang satu ini karena HTML merupakan bahasa Mark-up atau yang menjadi pondasi dari sebuah situs dan CSS yang berperan untuk memperbaiki tampilan yang ada pada situs bola tangkas tersebut. Maka dari itu HTML dan juga CSS harus berjalan secara beriringan. Hal ini juga yang menjadi alasan dibaliknya pencipta dari CSS oleh W3C yang mana HTML tidak dilengkapi oleh tags yang berfungsi untuk memberi format halaman.

Fungsi dari CSS

Berikut ini beberapa fungsi dari CSS. berikut diantaranya.

  • Mempercepat Proses Desain

Dengan menggunakan CSS kalian tidak perlu menyalin satu persatu file ke setiap file per halaman. Kalian cukup mengetikkan satu kali fungsi CSS kemudian menggunakannya di berbagai halaman HTML. Fungsi CSS yang kalian buat dalam satu file dapat kalian panggil ke berbagai halaman web tanpa harus menyalin baris kode fungsi berkali-kali.

  • Halaman Lebih Cepat Dimuat

Dengan menggunakan CSS, kalian hanya cukup menulis satu aturan CSS dan menerapkannya di berbagai file yang membutuhkannya hanya dengan memanggilnya. Jadi satu file hanya mengandung sedikit baris kode yang dimuat. Nah, sedikit baris kode inilah yang akan membuat proses download menjadi lebih cepat.

  • Proses Pemeliharaan Mudah

Dengan menggunakan CSS kalian cukup mengubah fungsi style di file CSS maka seluruh tampilan yang menggunakan fungsi tersebut akan berubah secara otomatis.

  • Style Lebih Beragam Dibanding HTML

CSS mempunyai atribut lebih beragam dibandingkan dengan HTML. Hal ini akan membuat kalian mempunyai lebih banyak pilihan tampilan halaman website.

  • Kompatibel dengan Berbagai Macam Perangkat

CSS memungkinkan konten yang dibuat dapat dioptimasi di lebih dari satu perangkat. Misalnya ketika memproses sebuah dokumen. Dengan menggunakan CSS tampilan dokumen di perangkat versi lama sekaligus di versi yang baru dapat disesuaikan.

  • CSS Menjadi Standar Pengembangan Website

Tampilan CSS yang lebih menarik membuat kebanyakan browser populer mendukung CSS, dan hal ini juga membuat hampir seluruh website menggunakan CSS di dalamnya.

Macam-macam CSS

Berikut ini ada beberapa macam dari CSS yang sering kali digunakan oleh para web designer :

  • Inline Style Sheet

Inline style sheet adalah CSS dengan perintah pemrograman yang letaknya itu berada pada objek. Misalnya ketika kalian ingin merubah sebuah tulisan pada laman tertentu di website, inline style sheet CSS harus menempel pada elemen tulisan tersebut. Untuk menerapkan inline style sheet cukup dengan menambahkan tag<style> saja.

  • External Style Sheet

External style sheet terletak berbeda dengan laman yang akan diubah. Cara ini lebih praktis daripada inline style sheet karena bisa menghemat ruang dan bisa digunakan berulang-ulang untuk laman web yang berbeda.

Tanda CSS tipe ini adalah tag <link rel>. Tag tersebut akan menghubungkan halaman coding pada external style sheet CSS yang terpisah.

  • Embedded Style Sheet

Embedded style sheet sama seperti inline style sheet, sama-sama berada pada satu laman coding. Hal inilah yang menyebabkan embedded style sheet terkadang disebut dengan internal style sheet.

Biasanya CSS ini diapit oleh tag <head> </head> dan diawali dengan tag <style>. Embedded style sheet sering digunakan untuk mengatur laman web dengan tampilan yang unik. Misalnya dalam satu paragraf tulisan ada kalimat yang berbeda dan hal tersebut terus berulang.

Kelebihan dan Kekurangan dari CSS

Meskipun sejak awal penciptaannya hingga saat ini CSS telah mendapatkan  penyempurnaan dan juga perkembangan, namun ternyata CSS juga memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan, berikut diantaranya.

How To Style the Body of a Website With CSS | DigitalOcean
  1. Kelebihan dari CSS

Berikut ini beberapa kelebihan serta beberapa penjelasan mengenai kelebihan tersebut. Berikut diantaranya.

  • Mudah untuk dipelajari
  • Menghemat penulisan kode, karena dalam satu perintah CSS bisa dipakai beberapa kali,
  • Hemat waktu dalam pengerjaannya, saat membuka maupun memodifikasi halaman web tersebut.
  • File CSS terpisah, sehingga ukuran yang ada di file HTML jadi lebih kecil.
  • CSS menjadi pemisah dari konten yang ada di web dan desainnya.
  • Dapat mengatur desain seefisien mungkin.

Penjelasan mengenai kelebihan dari CSS : Suatu halaman website dimana menggunakan font times new roman untuk tulisannya, dan warnanya coklat semua. lalu suatu hari kita bosan dengan warna coklat dan ingin mengganti ke warna hitam, kita harus merubah satu per satu halaman website kita dan merubah warna font dari coklat menjadi hitam.

Dengan menggunakan perintah css di website, jika kita ingin mengganti semua warna huruf di halaman website atau blog,  kita cukup merubah satu baris kode css saja untuk merubah warna font di semua halaman web/blog dari coklat ke hitam.

Jadi keuntungan CSS terutama lebih praktis dalam perubahan tampilan web. CSS mampu memisahkan desain dengan konten halaman web. Selain itu kelebihan CSS lainnya adalah lebih cepat diakses daripada menggunakan atribut pada html. Lebih cepat lebih baik bukan? CSS menghadirkan sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh HTML. Itu tadi kelebihan/keunggulan menggunakan CSS.

Kekurangan dari CSS

Berikut ini ada beberapa kekurangan dari CSS dan juga beberapa penjelasan mengenai kekurangan tersebut. Berikut diantaranya.

  • Tidak semua web browser bisa mengartikan perintah-perintah dari CSS
  • Desain yang sudah dibuat terkadang terlihat rapi di suatu browser, tetapi malah acak-acakan di browser lainnya.

Penjelasan mengenai kekurangan CSS : Tidak semua browser dapat mengartikan kode CSS dengan cara yang sama. Artinya terdapat browser yang tidak support CSS (browser lama). Jadi terkadang tampilan web/blog dengan CSS terlihat baik di browser mozilla firefox tapi berantakan di browser  internet explorer, dll. Oleh karena itu kalian harus memeriksa tampilan situs kalian di masing-masing browser dan menyesuaikannya supaya terlihat baik di semua browser dan menambahkan kode-kode khusus browser tertentu jika memang dibutuhkan agar tampilan web kalian terlihat baik di semua browser.

Selain itu kekurangan CSS adalah pembuatannya lumayan lama dalam arti pemberian selektor div, id, class,dll. Tetapi selanjutnya akan mudah jika ada perubahan dari halaman website. Namun sebenarnya kekurangan-kekurangan yang ada di CSS itu dapat diatasi dengan script-script yang khusus atau yang disebut CSS hack.

Pada CSS Terdapat Beberapa Tag yang Perlu diketahui antara lain 

Selector adalah  sebuah  tag  HTML  yang  akan  dikenai style CSS. Selector digunakan untuk menunjukkan  bagian  mana  yang  hendak  diatur  /  diformat. Properti  untuk menunjukkan, bagian (properti) dari selector yang hendak diatur. Value adalah nilai dari pengaturannya.

Kelebihan & Kekurangan dari Javascript

Salah satu bahasa pemrograman yang sangat simple dan juga banyak dipelajari di dalam sekolah dan juga institusi yang berhubungan dengan pengembangan sebuah software dan aplikasi yang ada di komputer adalah bahasa pemrograman javascript. Beberapa pendidikan dasar dari pada bidang ilmu komputer, terutama pengembangan aplikasi dan software memasukkan materi mengenai bahasa pemrograman Javascript dalam pelajaran mereka.  Javascript ini terdapat pada tahap-tahap awal, agar siswa bisa lebih mengerti mengenai jenis-jenis bahasa pemrograman yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi komputer. Dari sekian banyak bahasa pemrograman yang ada, javascript sangat erat hubungannya dengan pengembangan sistem yang berbasis online.

Ada sedikit perbedaan antara bahasa pemrograman Javascript dengan bahasa pemrograman lainnya. Apabila bahasa pemrograman pada umumnya berfokus pada pengembangan aplikasi dan software berbasi platform dan sistem operasi, maka bahasa pemrograman Javascript berfokus pada pengembangan sebuah aplikasi yang menggunakan basis web browser. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara Javascript dengan Bahasa Pemrograman lainnya dan juga beberapa kekurangan serta kelebihan dari Javascript. Berikut diantaranya.

Perbedaan Javascript dengan Bahasa Pemrograman lainnya

Jadi jika secara umum, semua aplikasi yang dibuat dan juga dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman javascript ini bisa kalian gunakan pada sebuah web browser, yang ada pada situs situs tertentu. Ternyata pengembangan aplikasi yang berbasis web browser yang menjadi fokus utama dari bahasa pemrograman Javascript ini bukan hanya tanpa alasan belaka. Javascript adalah sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh pihak Netscape, yang merupakan perusahaan telekomunikasi yang mengembangkan sebuah web browser bernama Netscape Navigator, yang pada masanya didaulat sebagai web browser pertama di dunia yang digunakan untuk berselancar di dunia maya.

Karena itu, Netscape kemudian mengembangkan sebuah bahasa pemrograman yang mampu untuk mendukung kebutuhan pengembangan sebuah website.

Kelebihan dari Javascript

Sebagai sebuah bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam mengembangkan sebuah aplikasi dan juga website, maka tentu saka javascript memiliki beberapa kelebihan dan juga keunggulan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan juga keunggulan dari bahasa pemrograman JavaScript.

  • Tidak Membutuhkan Resource Memori Besar (ringan & kecil)

Kelebihan dan keunggulan pertama dari bahasa pemrograman Javascript adalah dari hal resource memorinya. Javascript membutuhkan resource memory yang relatif kecil dan ringan. Hal ini tentu saja akan sangat membantu para developer dalam mengembangkan aplikasi-aplikasi yang ringan, namun tetap memiliki fitur dan kegunaan yang sangat banyak bagi user.

Karena tidak membutuhkan space besar, pastinya penggunaan RAM akan semakin simple. Selain itu, bagi user, aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript ini juga dapat dijalankan dengan lebih mudah, dan sangat pas untuk aplikasi yang digunakan sehari-hari.

  • Mudah untuk dipelajari untuk orang yang baru belajar bahasa pemrograman

Sebuah bahasa pemrograman akan banyak sekali digunakan dan juga banyak di kembangkan oleh banyak orang apabila bahasa pemrograman tersebut adalah bahasa pemrograman yang simple dan juga yang mudah untuk dipahami. Nah, bahasa pemrograman Javascript ini adalah salah satu jenis dari bahasa pemrograman yang sangat mudah untuk dipelajari oleh pemula.

Bahkan, di beberapa sekolah dan juga kursus mengenai bahasa pemrograman, javascript adalah salah satu jenis bahasa pemrograman yang wajib untuk dipelajari dan juga wajib untuk dikuasai oleh para siswa peserta didik tersebut. Bagi kalian yang baru saja ingin mempelajari javascript sangat cocok untuk kalian pelajari terlebih dahulu.

  • Dinamis 

Dinamis adalah keunggulan dan kelebihan berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript. Javascript adalah salah satu bahasa pemrograman yang dinamis diantara banyak bahasa pemrograman lainnya. Dinamis disini adalah fleksibilitas dari pengembangan aplikasi yang berbasis Javascript.

Selain itu, javascript juga mudah untuk diaplikasikan, dan mudah untuk dilakukan penambahan fitur, yang berhubungan dengan fungsi-fungsi penting dari aplikasi tersebut.

  • Multi platform, bisa dijalankan di banyak sistem operasi

Apalah gunanya sebuah bahasa pemrograman yang canggih, namun hanya bisa digunakan oleh satu sistem operasi saja? Tentunya akan sangat tidak berguna, adanya jenis sistem operasi komputer akan lebih memvariasikan versi yang ada. Maka dari itu, Javascript menawarkan keunggulan berikutnya, yaitu multi platform.

Multi platform berarti sebuah aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman Javascript bisa dibuat dengan basis sistem operasi apapun, termasuk diantaranya adalah sistem operasi yang populer digunakan secara umum, seperti sistem operasi Windows, Linux, Android, dan berbagai macam sistem operasi lainnya, Selain berbasis sistem operasi, aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman berbasis Javascript juga banyak yang bisa dijalankan pada perangkat komputer dan perangkat komunikasi, seperti handphone yang tidak menggunakan sistem operasi tertentu.

  • Mudah untuk dikembangkan

Kelebihan berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript ini adalah mudah untuk dikembangkan. Ketika suatu aplikasi sudah selesai dibuat dengan menggunakan basis bahasa pemrograman Javascript, maka aplikasi tersebut bisa dengan mudah dikembangkan.

Hal ini juga mengacu pada konsep dinamis yang diusung oleh bahasa pemrograman Javascript ini. Aplikasi akan lebih mudah untuk diperbaharui dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan user juga perkembangan teknologi yang ada.

Kekurangan dari Javascript

Nah kekurangan dari javascript sama kebanyakan dari contoh aplikasi maupun bahasa pemrograman lainnya, bahasa pemrograman Javascript itu ternyata juga telah dinilai masih memiliki beberapa kelemahan dan juga kekurangannya. Berikut ini ada beberapa kekurangan yang ada di javascript. Berikut diantaranya.

  • Script yang digunakan javascript tidak terenkripsi

Meskipun Javascript adalah bahasa pemrograman yang simple dan mudah dikembangkan, namun ternyata hal ini kontras dengan kemampuan enkripsi dari bahasa pemrograman Javascript. Aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman berbasis Javascript memiliki enkripsi yang lemah, dan cenderung tidak terenkripsi.

Hal ini tentu saja menyebabkan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript sangat rentan untuk diretas dan dibajak. Karena itu, beberapa aplikasi yang dibuat dengan menggunakan Javascript bukanlah merupakan sebuah aplikasi yang krusial dan penting, seperti aplikasi mobile banking, atau aplikasi yang membutuhkan password.

  • Bukan untuk pengembangan aplikasi stand alone

Merupakan kelemahan, yang juga dampak dari tidak terenkripsinya aplikasi berbasi bahasa pemrograman Javascript. Dengan tingkat keamanan yang sangat rendah, hal ini membuat bahasa pemrograman Javascript hanya bisa dioptimalkan pada sebuah aplikasi yang tergantung pada aplikasi lain.

Contohnya adalah aplikasi pada sebuah web browser. Aplikasi javascript ini hanya bisa dijalankan, ketika user sudah menjalankan aplikasi web browser terlebih dahulu, sehingga hal ini menyebabkan aplikasi Javascript bukan merupakan aplikasi yang mandiri atau stand alone, tapi harus bergantung pada aplikasi lain agar dapat berjalan dengan optimal. Terlebih saat menggunakan browser tentunya user memilih web browser terbaik agar lebih memudahkan dalam mengakses internet.

  • Memiliki Keterlibatan Objek

Memiliki keterbatasan objek

Kelemahan berikutnya dari bahasa pemrograman javascript ini adalah terbatasnya objek. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi umum dari bahasa pemrograman Javascript yang sangat simple dan juga sederhana, sehingga tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi fitur-fitur yang dimiliki oleh bahasa pemrograman javascript ini.

Apa Saja yang bisa Dilakukan oleh JavaScript ?

Kira kira apa saja yang bisa javascript itu lakukan? Apakah kalian mengetahuinya? Kalau kalian belum mengetahui nya maka kami akan menjelaskan apa saja sih yang akan dilakukan oleh javascript itu. Bahasa pemrograman JavaScript itu ada beberapa fitur pada pemrogramannya yang bisa membantu siapa saja untuk melakukan beberapa hal seperti berikut ini :

Akan menyimpan value yang sangat berguna di dalam sebuah variabel. Misalnya itu jika kalian ini ingin memasukan sebuah nama yang baru di website kalian, nah kalian ini hanya perlu menyimpan sebuah nama itu di variabel yang akan ada bernama “neme”. Operasi pada potongan teks yang juga dikenal sebagai “string” dalam bahasa pemrograman. Pada contoh yang sudah dijelaskan kalian dapat mengambil sebuah string pada “player 1:” dan akan digabungkan dengan variabel mpo slot terpercaya untuk membuat sebuah label teks yang lengkap misalnya itu pada Player 1: Mike”. JavaScript juga akan menjalankan sebuah kode untuk menanggapi interaksi atau juga pada tindakan yang tertentu yang akan terjadi pada halaman web yang ada. Dan masih akan ada banyak lagi.

API pada JavaScript

Pada saat kalian belajar JavaScript , kalian wajib tahu hal-hal yang lain yang akan membuat JavaScript lebih menarik lagi untuk dilihat, yaitu pada fungsi Application Programming Interface atau kalau disingkat menjadi API yang dapat dibangun di atas inti dari bahasa pemrograman JavaScript. API ini dapat digunakan dalam pengkodean yang ada di JavaScript untuk memperkuat fitur-fitur yang akan dibuat menggunakan JavaScript pada bahasa pemrograman yang akan kalian buat.

Pada dasarnya, API adalah sebuah kumpulan dari blok kode siap untuk dipakai yang akan memungkinkan para developer menerapkan suatu program yang mereka buat. Sederhananya, kalian dapat mengumpulkan blok kode ini dan juga dapat diibaratkan sebagai perlengkapan furniture yang ada di rumah siap rangkai yang setiap bagian nya terpisah dan hal ini hanya perlu kalian susun.

Kategori-kategori API

Tampilan yang ada pada program aplikasi atau API yang akan dibangun di web browser milik kalian dan juga dapat mengekspos data dari environment yang ada di komputer sekeliling atau dapat melakukan hal-hal yang lebih kompleks lagi. Misalnya itu ada beberapa berikut ini :

  • DOM atau Document Object Model) API

DOM API akan memungkinkan kalian untuk memanipulasi HTML dan juga pada CSS, membuat, menghapus dan juga dapat mengubah HTML, mengaplikasikan style yang lebih dinamis lagi9 untuk halaman yang ada di website kalian, dan juga masih ada banyak lagi. Setiap kalian melihat pop-up window akan muncul di sebuah halaman yang ada di website kalian atau juga pada saat konten baru kalian muncul, ini adalah contoh dari cara kerja yang dilakukan DOM.

  • Geolocation pada API

API yang satu ini itu dapat menampilkan lokasi kalian yang berada pada saat ini secara geografis. Contohnya itu kalian bisa lihat ada kemampuan google maps yang akan bisa menemukan lokasi kalian dan juga akan menampilkan di website kalian atau pada aplikasi kalian.

  • Canvas and WebGL pada API

Kalian bisa membuat sebuah animasi grafis 2D dan juga 3D di website dengan kategori API.

  • Audio dab video API seperti HTMLMediaElement dan juga WebRTC

API ini bisa membantu kalian memulai bereksperimen dengan multimedia, seperti kalian dapat menyalahkan audio dan juga menyalahkan video di halaman website kalian atau pada kegiatan berkomunikasi kalian yang menggunakan video seperti kalian melakukan video call.

Apa saja yang bisa dilakukan oleh JavaScript di website kalian?

Sekarang ini pasti kalian sudah lihat bagaimana cara kerjanya beberapa kode yang ada di JavaScript dan juga dapat melihat apa yang akan terjadi di halaman website kalian pada saat kalian ini mulai mengaktifkan kode-kode tersebut.

Keamanan pada Browser

Setiap tab yang ada di browser akan memiliki bucket yang terpisah untuk menjalankan kode-kode (buckets ini yang kemudian disebut sebagai execution environment). Artinya, pada kode-kode di setiap tab akan bekerja secara terpisah dan juga kode di satu tab ini tidak dapat memengaruhi kode yang ada di tab atau website yang lainnya. Hal ini bisa memastikan keamanan pada browser kalian, karena jika kode ini saling mempengaruhi satu sama lainnya, maka keamanan pada informasi kalian juga akan terancam.

Interpreted vs Compiled Code

Mungkin saja kalian ini pernah mendengar adanya sebuah istilah interpreted dan juga compiled dalam konteks bahasa pemrograman. JavaScript ini juga termasuk dalam bahasa pemrograman yang interpreted (yang diinterpretasikan). Kode ini akan dijalankan dari atas ke bawah dan juga hasil perjalanan pada kode akan terlihat dengan cepat dan juga segera. Jadi, kalian tidak perlu lagi mengubah kode menjadi bentuk yang sangat berbeda sebelum browser kalian menjalankannya.

Compiled language atau juga bahasa yang sudah dikompilasi di sisi lain akan diubah (akan dikompilasi) ke bentuk lain sebelum program itu dijalankan oleh komputer. Misalnya pada bahasa pemrograman C atau pada bahasa pemrograman C ++ perlu untuk dikompilasi ke dalam bahasa assembly terlebih dahulu sebelum program itu dijalankan oleh komputer. Kedua pendekatan ini memang memiliki sebuah keunggulan yang juga berbeda.

Perbedaan antara JavaScript dengan Java

JavaScript dan juga Java serupa dalam beberapa hal namun ternyata secara fundamental keduanya ini memiliki beberapa perbedaan yang ada di dalamnya. Bahasa JavaScript menyerupai seperti Java namun JavaScript ini tidak memiliki pengetikan yang statis dan juga pada pengecekan tipe seperti pada Java. JavaScript ini akan mengikuti sebagian besar dari syntax ekspresi yang ada pada Java, konvensi pada penamaan, dan juga pada konstruksi aliran kontrol yang dasar yang menjadi sebuah alasan mengapa namanya ini sekarang diubah dari LiveScript sekarang menjadi JavaScript.

Bahasa yang mendukung fungsi tanpa adanya persyaratan deklaratif yang khusus ini akan mendukung sebuah sistem runtime berdasarkan sejumlah tipe data yang kecil dan juga akan mewakili nilai numerik, Boolean, dan juga string. JavaScript akan memiliki model objek yang berbasis prototype dan juga yang bukan berbasis class yang lebih umum. Alhasil, apa yang akan diwarisi maka bisa berbeda untuk objek individu yang ada.

Jika dibandingkan dengan Java, maka JavaScript adalah bahasa yang memiliki bentuk yang sangat bebas. Yang artinya, kalian ini sudah tidak perlu mendeklarasikan semua yang ada pada variabel, kelas, dan juga pada metode. Selain itu juga kalian juga tidak perlu khawatir lagi apakah ada metode yang bersifat publik, dan juga yang bersifat pribadi, atau yang terlindungi, jadi kalian pun tidak perlu menerapkan lagi interface.

Java adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbasis class yang dirancang untuk sebuah eksekusi yang cepat dan kalian ini tidak bisa mentransmisikan bilangan yang bulat Java ke dalam referensi objek atau dapat mengakses memori pribadi dengan cara merusak bytecode Java. Model yang berbasis class Java juga akan mengartikan bahwa pada program ini terdiri dari kelas dan juga metode secara eksklusif.

Tata Cara dari Penulisan Dari Sintaks CSS

Setiap bahasa pada pemrograman komputer akan mempunyai aturan penulisan (sintaks) yang juga akan berbeda. Bila kalian ingin membuat program dengan menggunakan Java, kode program yang harus ditulis dengan sintaks Java. Kalian tidak akan dapat menulis program Java menggunakan sintaks dari bahasa pemrograman yang lain seperti Delphi atau menulis semua program tanpa sintaks. Bila demikian, kode pada program tidak akan bisa untuk dikenali dan tidak dapat dieksekusi oleh compiler Java yang ada.

Demikian halnya ketika kalian mulai menulis kode CSS untuk memberikan style atau gaya pada tag HTML tertentu atau untuk keseluruhan halaman pada web, CSS juga mempunyai sebuah aturan pada penulisan atau sintaks sendiri. Bila sintaks pada CSS salah, browser tidak akan dapat menterjemahkan atau akan diterjemahkan secara keliru. Karena itu, sangat penting untuk menggunakan sintaks CSS yang benar agar kode pada CSS dapat diterjemahkan oleh web browser.

Kode CSS itu sendiri ada beberapa elemen nya yaitu ada selector, property, dan juga value. Selector adalah sebuah elemen HTML yang mana saja sedangkan pada property adalah sebuah tipe atribut yang ingin kalian terapkan pada tag nya HTML dan juga value adalah nilai yang akan diberikan ke property. Adapun pada sintaks CSS adalah sebagai berikut: selector {property-name:value;}

Sebagai contoh kalian dapat memberikan style atau gaya pada paragraf atau juga pada tag <p> dengan warna biru dan juga dicetak miring maka kalian harus menuliskan nya seperti :

P {color:blue; font-style:italic;}

Dari sintaks CSS yang ada di atas, antara property-name dan juga value dipisah oleh tanda titik dua atau juga colon dan setelah value itu diakhiri oleh titik koma semicolon. Property-name dan juga value akan diletakan didalam kurung kurawal {}. Sintaks CSS mempunya dua blok yaitu ada blok selector dan juga ada blok deklarasi. Blok deklarasi adalah kurung kurawal beserta dengan property dan juga pada value yang ada di dalam nya sebegimananya.

Selector CSS tidak hanya berupa sebuah elemen HTML namun juga bisa berupa seperti pola atau pattern yang akan digunakan untuk menyeleksi elemen yang ingin kalian berikan style atau juga gaya. Pola-pola dari selector CSS benernya itu sangat banyak. Berikut ini ada beberapa macam selector pada CSS

Element Selector

Element selector adalah sebuah type selector yang sangat umum untuk digunakan dan juga mungkin ada banyak yang menemukan ketika mengedit file CSS untuk mengubah tampilan yang ada pada halaman web. Sebagai contoh kalian ini dapat memberikan style pada paragraf yaitu elemen p atau juga pada tag <p> dengan warna biru dan juga rata tengah.

P {color:blue; text-align:center;}

Universal Selector

Universal selector itu (*) yang digunakan untuk menyeleksi semua elemen yang ada di HTML. sebagai contoh kalian akan memberikan warna pada latar belakang atau pada background pink pada semua elemen HTML

*{background-color:pink;}

Descendant Selector

Descendant selector ini sudah termasuk yang umum untuk digunakan dan juga sudah banyak ditemukan di file CSS. Selector descendant akan digunakan ketika kalian ini ingin memberikan sebuah style pada elemen yang tertentu yang berada di elemen lainnya. Sebagai contoh yang ada style akan berwarna kuning ini yang hanya berlaku untuk elemen em atau juga tag <em> jika elemen atau juga pada tag <em> berada didalam p atau juga pada tag <p>

P em {color:yellow;}

Grouping Selector

Grouping selector sudah sangat umum ditemukan di file CSS. grouping selector juga digunakan untuk memberikan sebuah style pada lebih dari satu elemen HTML yang ada. Kalian hanya perlu memisahkan elemen-elemen HTML yang akan kalian berikan style sama dengan menggunakan sebuah tanda koma.

h1, h2, h3 {color:blue; font-weight:normal; text-transform:lowercase;}

Class Selector

Class selector dapat digunakan untuk menyeleksi elemen untuk menggunakan atribut class spesifik. Untuk menyeleksi elemen HTML dengan class spesifik, akan menggunakan tanda titik (.) dan juga diikuti oleh nama class. Contohnya itu semua elemen HTML dengan class=”redcenter” akan diberikan warna merah dengan rata tengah.

.redcenter {color:red; text-align:center;}

id Selector

id selector akan digunakan untuk menyeleksi elemen pada HTML dan juga menggunakan atribut id spesifik. Dalam satu halaman pada web, id yang dimiliki itu harus unik dan juga digunakan untuk menyeleksi satu elemen yang unik. Untuk menyeleksi sebuah elemen dengan id, maka kalian akan gunakan tanda pagar (#) diikuti oleh elemen. Sebagai contoh pada elemen HTML dengan id=”yellow” akan diberi warna kuning.

#yellow {color:yellow;}

Perkembangan pada CSS

  • CSS 1

Pada tanggal 17 agustus W3C atau World Wide Web Consortium menetapkan bahwa CSS sebagai bahasa pemrograman yang standar dalam pembuatan web. Tujuan nya itu untuk mengurangi pembuatan pada tag-tag yang baru oleh Netscape dan juga Internet Explorer, karena pada kedua browser tersebut sedang bersaing untuk mengembangkan tag sendiri dan juga mengatur sebuah tampilan pada web. CSS q akan mendukung pada pengaturan tampilan dalam berbagai hal seperti pada hal :

  1. Font atau jenis pada ketebalan
  2. Pada warna, pada teks, pada background dan juga pada elemen lainnya.
  3. Text attributes misalnya itu pada spasi dan juga antar baris, kata dan juga pada huruf
  4. Posisi pada teks, pada gambar, pada table dan juga pada elemen lainnya.
  5. Pada margin, pada border dan juga pada padding
  • CSS 2

Pada tahun 1998 W3C ini sudah menyempurnakan CSS pada tahap awal dengan menciptakan sebuah standard pada CSS 2 yang akan menjadi standard hingga sampai saat ini. Pada level CSS 2 ini akan dimasukan semua atribut yang ada di CSS 1 dan juga akan diperluas dengan penekanan yang ada pada International Accessibility dan juga Capability yang khususnya pada media-specific CSS. CSS 2 ini akan dikembangkan untuk memenuhi sebuah kebutuhan terhadap format dokumen yang akan bisa ditampilkan di printer.

  • CSS 3

CSS 3 adalah sebuah versi yang terbaru dari CSS yang akan mampu melakukan banyak hal dalam mendesain sebuah website. CSS 3 dapat melakukan animasi pada halaman yang ada di website, diantaranya itu akan ada animasi yang warna dan juga animasi 3D. Dengan CSS 3 desainer akan sangat dimudahkan dalam hal kompatibilitas pada websitenya pada smartphone juga akan dukungan dengan sebuah fitur yang baru yaitu media query. Selain itu juga akan ada banyak fitur yang baru pada CSS 3 yaitu : fitur Multiple background, fitur border-radius, fitur drop-shadow, fitur border-image, fitur CSS-Math dan juga CSS Object Model.

Fitur yang terbaru pada CSS 3 :

  • Akan ada animasi sehingga pada pembuatan animasi tidak lagi memerlukan sebuah program yang sejenis dengan adobe flash dan juga pada microsoft silverlight.
  • Akan ada beberapa efek pada teks, seperti akan ada efek yang berbayang, dan juga akan ada kolom koran dan Word-Wrap.
  • Akan ada beberapa efek pada kotak seperti pada kotak yang memiliki sebuah ukuran yang dapat kalian ubah-ubah, transformasi pada 2 dimensi dan juga 3 dimensi, sudut-sudut yang akan terkumpul pada bayangan yang ada.

Belajar memahami dasar-dasar tentang css

Kalian ingin memulai cara belajar membuat css tapi masih bingung nih gimana caranya? Kalian bisa memulainya dengan membaca artikel ini lebih dahulu agar kalian tau dasar-dasar dari membuat css, tidak usah bingung karena yang dijelaskan di artikel ini hanya untuk dasar-dasar terlebih dahulu untuk memudahkan kalian memahaminya terlebih dahulu.

contoh dari gambar css

Apa sih pengertian dari css itu?

Yang pertama-tama sebelum kita belajar css itu gimana sebelumnya kita juga harus tahu dulu css itu pengertian nya apa. Jadi css adalah kepanjangan nya itu Cascading Style Sheets. Jika kalian terjemahkan itu artinya seperti lembaran penataan menurun. Namun secara konteksnya Cascading Style Sheet itu seperti kumpulan perintah yang digunakan untuk menjelaskan tampilan sebuah halaman siotus web dalam bentuk mark-up language. Mark-up language atau yang bisa juga disebutkan dalam bahasa pemrograman yang selalu digunaklan untuk membuat website.

Kalian pasti tau kan HTML, nah HTML itu lah salah satunya bahasa pemrograman mereka. HTML atau biasa di sebut juga sebagai Hypertext Mark Up Language ini tergolong bahasa pemrograman yang dasar atau bisa dikatakan pemrograman yang standar yang sering kali digunakan para pengguna

Nah HTML ini itu istilahnya ada dibalik layar atau bisa disebut juga sebagai tampilan halaman web yang kalian sering akses. Susunan dari situs web akan sangat berantakan jika tanpa adanya HTML.

CSS dan HTML

Lalu apasih hubungan atnara HTML ini dengan CSS? Pemrograman s128 sabung ayam sangat berhubungan ketat. Nah untuk CSS itu seperti kode-kode yang untuk mendesain sebuah halaman di HTML. jika kalau kita bayangkan HTML itu ibaratnya seorang manusia maka CSS itu kaya pakaian yang dipakai manusia agar penampilan tersebut semakin menarik lagi.

CSS itu akan selalu membantu para web untuk merubah dari tampilannya teks nya itu baik dari segi bentuk, ukuran dan juga dari segi warnanya. Dan CSS ini juga menambahkan gambar hingga mengubah latar belakang sebuah halaman dari HTML.

Keberadaan CSS ini bisa terlihat dengan adanya atribut warnanya teks tersebut. Dan disini lah CSS yang memberi perintah berupa teks yang berwarna dan memerintahkan untuk mengganti warna. Jadi setap CSS memberi perintah untuk merubah warna akan selalu ada kaliamat seperti tag<span> muncul teks yang mengikutinya akan berubah warna sesuai keinginan.

Akan lebih mudah untuk belajar CSS dengan cara mengetahui fungsinya juga

Sesungguhnya untuk fungsi itu sendiri sudah dijelaskan diawal awal. Pada dasarnya css ini itu berfungsi untuk mendesain, membentuk dan juga untuk mengubah tampilan halaman sebuiat situs website. CSS juga dapat berkerja dan berlaku juga untuk HTML. dengan adanya CSS ini itu, tag HTML dapat diubah ubah sesuai keinginan klita seperti tampilan laman website yang membuat halaman website lebih menarik.

Kalian tau tidak cara kerja dari CSS itu sendiri?

Jadi CSS itu beroprasi melalui tag <style> dengan atribut class warna. Dan dengan adanya CSS ini pada HTML tersebut maka pengaturan warna itu sendiri akan jauh lebih mudah ketimbang yang lainnya.

Saat kalian ingin mengganti warna teks nya kalian ga usah repoit-repot lagi, kalian hanya perlu ketikkan tag<span> tanpa harus ribet tulis ulang perintahnya. Jadi kalian bisa simpulkan sendiri bahwa CSS akan sangat menghemat waktu kalian dengan cara kasih perintah-perintah yang efesien. Hal ini pun bisa saja terjadi karena CSS sendiripun dikembangkan untuk bisa mengubah-ubah tampilannya dalam laman website tanpa harus kalian mengganti isi dari konten tersebut.

Jika kalian kembali lagi pada perumpamaan seorang manusia dan pakaian yang berada dipoin sebelumnya, dengan CSS ini kalian tidak harus mengubah bentukan dari manusia tapi hanya perlu kalian mengganti pakaian yang dikenaklan oleh manusia itu sendiri. Dengan adanya seperti itu kalian tidak perlu lagi memprogram ulang untuk tampilan pada website.

Keuntungan dari belajar CSS

Dengan nya kalian belajar menggunakan css kalian bahkan akan lebih mudah lagi untuk mengendalikan website. Kalian juga tidak harus pusing pusing lagi untuk mengatur HTML pada saat kalian disuruh mengubah ulang tampilan dari laman. Bahkan pada saat CSS tingklat lanjut kalian juga bisa mengatur website lewat media lainnya seperti lewat suara. Keuntungan yang lain yang kalian dapatkan dengan cara mempelajari CSS ini itu adalah tingkatan dari Compatibility yang tinggi. CSS kompatibel dengan kebanyakan browser dan juga sangat user-friendly sekali jika kalian mencobanya. Menurut website teknologi informasi yang ebrada di Amerika Serikat saja, Lifewire, yang menguasai CSS bahkan bisa mendapatkan pemasukan tambahan yang cukup lumayan dengan kiamu menguasa CSS saja.

Terlebih lagi CSS akan melatih kalian juga loh untuk membuat website yang beragam macamnya tidak hanya seragam saja. 

Macam-macam bentuk CSS

Saat kalian ini mulai belajar CSS klian juga akan di beritahu bahwa CSS itu dibagi-bagi menjadi beberapa macam bagi para pengguna yang berbeda-beda. Pada hal ini maksudnya itu agar kalian memperaktikan teori teori yang sudah ada dan sudah kalian pelajari sebelumnya dan tidak lagi mengalami kekeliruan yang disebabkannya.

Kira-kira ada tiga macam css yang sering kali digunakan oleh web designer. Berikut ini penjelasan secara singkatnya.

  1. Inline Style Sheet

Yang pertama-tama yang harus kita ketahui inline style sheet, sederhananya itu seperti modelnya CSS ini itu dengan perintah pemrograman yang terletak pada objek. Contohnya itu kalian ingin merubah sebuah tulisan nih ya pada halaman tertentu misalkan di website nya milik sendiri, inline style sheet CSS harusnya itu menempel pada elemen tersebut. Kalian cukup hanya menambahkan tag<style> saja untuk menerapkannya.

  1. External Style Sheet

Selain juga inline style sheet ada juga external style sheet. CSS ini juga letaknya sangat berbeda dengan laman yang akan diubah. Dan cara ini itu terbilang cukup praktis dari pada yang inline karna juga bisa juga untuk menghemat luang dan ini juga bisa digunakan berulang ulang untuk laman web yang berbeda-beda. Kalian juga bisa sangat mengenali CSS tipe ini caranya itu hanya lewat tag<link rel>. Tag ini itu akan langsung menghubungkan halaman coding pada external style sheet dengan CSS yang terpisah.

  1.  Embedded style sheet

Dan yang terakhir ini adalah embedded style sheet dan sebenarnya CSS ini itu sama seperti inline yang mana sama sama didalam satu codingan. Makanya tidak mengherankan jika embedded terkadang juga disebut sebagai internal style sheet biasanya pada CSS ini itu diapit oleh tag<head> </head> dan diawali dengan tag<style>

Embedded style sheet sering kali digunakan untuk mengatur web dengan tampilan yang terbilang unik. Contohnya itu adalah dalam satu paragraf tulisan ada kalimat yang berbeda dan hal itu pun selalu diulang berulang kali.

Memahami tentang JavaScript lebih dalam lagi

Apa sih JavaScript itu?bagaimana sih caranya memahami mengenai dasar-dasar JavaScript untuk para pemula. Bagi yang masih sangat awam, tentu sudah pasti akan bertanya-tanya apa sih JavaScrip itu? Nah disini akan diberikan pengertian umumnya untuk mengenai javascript itu sendiri, jadi JavaScript itu bisa diartikan sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan untuk saat ini. Bahkan nih ya javascript juga sering dikenal sebagi salah satunya dari ketiga bahasa pemrograman utama bagi para web developer.

contoh gambar dari JavaScript

Apa aja sih dari 3 bahasa pemrograman yang perlu kita ketahui:

  1. HTML : html ini berfungsi untuk menambahkan konten-konten baru atau menambahkan konten ke halaman web.
  2. CSS : css ini berfungsi untuk membuat layout, style, serta untuk merapihkan halaman website untuk merubah tampilan lebih unik atau lebih memarik lagi.
  3. JavaScript : nah fungsi dari javascript ini sendiri itu untuk menyempurnakan lagi tampilan yang ada dan juga menyempurnakan sistem di halaman web.

Javascript ini sendiri dapat dipelajari dengan cepat dan mudah untuk digunakan berbagai tujuannya, mulai dari kita meningkatkan fungsional website hingga mengaktifkan games dan software yang berbasis web. Selain itu juga kita dapat melihat ada ribuan tamplate dan aplikasi dari javascript yang bisanya kalian gunakan secara cuma-cuma.

Sejarahnya dari JavaScript

JavaScript itu sendiri dibuat dan didesain hanya 10 hari oleh Brandan Eich, salah seseorang kariawan dari Netscape, pada bulan september pada tahun 1995 lalu. Pada awalnya bahasa pemrograman ini itu disebut dengan Mocha, kemudian diganti ke Mona, lalu berubah lagi ke LiveScript yang sebelum pada akhirnya resmi mengubah namanya kembali secara resmi menjadi JavaScript. Pada versi pertama dari bahasa pemrograman ini hanya terbatas dikalangan Netscape saja. Lalu fungsionalitanya juga tergolong sangat terbatas. Namun, javascript ini akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. JavaScript akan terus dikembangkan oleh komunitas depelover yang terus menerus mengembangkan pemrograman ini sehingga bahasa pemrograman ini tidak akan ketinggalan jaman dan semakin fungsional.

Pada tahun 1996, javascript secara resmi disebut sebagai ECMAScript, dimana pada ECNAScript 2 itu diluncurkan pada tahun 1998 dan ECMAScript 3 diluncurkan pada tahun 1999. ECMAScript dikembangkan hingga pada akhirnya menjadi javascript nama itu yang kita kenal sekarang ini. Tidak hanya lintas browser saja tetapi javascript juga bisa digunakan diberbagai macam prangkat mobile dan juga komputer.

Sejak saat itulah javascript mulai bertumbuh dan berkembang pesat. Dan pada akhirnya di tahun 2016 lalu ada sebanyak 92% website yang diketahui telah menggunakan javaScript. Hanya dalam waktu 20 tahun, javascript terlah beralih ke bahasa pemrograman yang serba kurang atau disebut dengan primitif sekarang sudah menjadi salah satu tool yang terpenting bagi web developer. Jika saja pada waktu itu dihabiskan hanya untuk berselancar di internet maka kalian pastinya sudah sangat familiar dengan adanya javascript.

Apa aja sih kelebihan dari si JavaScript ini?

Kalian ini sebelumnya sudah tau gasih dengan kelebihan dari si javascript ini? Kalau belum tahu yuk kita simak apa aja sih yang harus kita ketahui dari kelebihan si javascript ini. Ada terdapat kelebihan dari si javascript yang menjadikan ia bahasa pemrograman ini lebih unggul jika kita bandingkan dengan kompetitornya, terutama bagi kasus-kasus yang tertentu. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh javascript:

  1. Kalian ini tidak harus menggunakan komputer loh jika kalian ingin menggunakan javacript ini dikarenakan lewat browser pun kalian bisa untuk mengaksesnya. Cara mengaksesnya kalian hanya menggunakan HTML;
  2. Ternyata javascript ini lebih mudah untuk dipelajari loh dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain.
  3. Jika kalau ada yang error di javascript kalian akan lebih mudah untuk mencari kesalahan nya beraada dimana karena di javascript ini kita diberitahu oleh sistem dimana letak salahnya.
  4. Bisa alihkan tugasnya ke elemen halaman web atau juga bisa dialihkan ke even tertentu seperti klik atau mouseover.
  5. Javascript juga bisa kita gunakan di browser dimana saja tidak selalu di crome.
  6. Javascript ini lebih cepat dan ringan dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain.

Kekurangan dari JavaSCript itu sendiri?

Tentu saja jika memiliki keunggulan pasti juga akan ada kekuranganya karena ga ada ayang sempurna di dalam bahasa pemrograman, pasti ada saja plus minusnya. Salah satu penyebabnya itu adalah semakin populer bahasa pemrograman yang kalian pilih maka akan ada saja yang menghack bahasa pemrograman nya, pastinya ada saja pihak ke tiga yang mencari celah untuk keamanan.

Berikut ini adalah kekurangan yang dimiliki oleh JavaScript, yaitu:

  1. Sangat berisiko dengan yang namanya eksploitasi;
  2. Dapat juga dimanfaatkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengaktifkan kode yang berbahaya didalam komputer pengguna.
  3. Tidak semuanya selalu didukung oleh berbagaimacam browser dan perangkat yang kami punya.
  4. Javacript code snipprt sangat banyak tidak hanya satu.
  5. Dapat juga di rebder secara berbeda pada masing-masing perangkat.

Bagaimana sih cara kerjanya dang bagaimana juga fungsi dari JavaScript di website kalian?

Pada biasanya javascript itu di-embbed secara langsung ke halaman website atau juga bisa langsung diarahkan melalu file.js yang terpisah-pisah. JavaScript itu merupakan bahasa dari sisi klien yang berarti disebut juga dengan script yang diunduh diperangkat yang dimiliki oleh pengguna dari situs anda, lalu bisa diperoses disana. Sangat berbeda dengan halnya bahasa di sisi server yang dijalankan pada server sebelumnya pada bahasa pemrograman tersebut mengirimkan file ke pengunjung situs yang berada disana.

Yang kalian perlu ketahui sebagian dari web browser juga menawarkan kesempatan-kesempatan bagi user-user untuk menon-aktifkan JavaSript. Karena itulah bagi kalian sangat disarankan untuk mecari tahu dahulu apa yang terjadi pada event yang diunduh ke mesinnya yang bahkan tidak mensupport nya.

Kenapa sih JavaScrip sangat berbeda dari bahasa pemrograman yang lainnya?

Ada alasan mengapa javascript yang menjadi salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer adalah karena kemudahannya untuk dipelajari dan dapat digunakan. Dapat dilihat juga dari developer yang pada akhirnya memilih javasript sebagai bahasa pemrograman terbaik. Bahasa pemrograman lain-lainnya hanya dipakai bilamana diperlukan untuk seorang developer menginginkan sesuatu yang lebih spesifik.

Jadi apa sih JavaScrip itu?

Membicarakan soal pengertian dari javascript sangatlah mudah untuk dipahami. Javascript merupakan bahasa pemrograman yang menjadikan website kalian lebih menarik untuk dilihat dan lebih berwarna mungkin saja. Bahasa ini sangatlah berbeda dengan HTML untuk mengatur konten dan CSS yang untuk mengelola layout. Berbeda juga dengan PHP, bahasa pemerograman ini dijalankan di perangkat pengunjung situs kalian bukan nya di server kalian.

Pada akhirnya kalian kini sudah mengetahui atau sudah tau alasannya mengapa javascript begitu poluler sekarang ini, javascript mempunyai keunggulan dan juga kualitas yang baik juga.

Pemahaman Akan Perbedaan JavaScript Dengan Java

Jika kalian baru masuk pada artikel ini, maka alangkah lebih baiknya kalian bisa memulai untuk membaca di artikel sebelumnya. Karena, untuk artikel sebelumnya sudah berbicara langsung mengenai adanya pengertian dari JavaScript, lalu mengenai sekilas sejarah dari JavaScript, sampai pada beberapa hal yang di gunakan pada JavaScript itu sendiri.

Pada kesempatan kali ini, kita akan meneruskan lagi di dalam artikelnya mengenai sedikit perbedaan dari JavaScript dengan Java. Dimana sebelumnya, kalian harus mengetahui terlebih dahulu akan apa saja yang di lakukan pada JavaScript untuk halaman kalian sendiri.

mengenal perbedaan dari JavaScript ( JS ) dengan Java

Pada saat ini, kalian akan melihat langsung bagaimana caranya kerja dari beberapa kode JavaScript dan juga bisa langsung melihat apa yang memang terjadi di halaman website kalian ketika kalian sedang menggunakan adanya kode-kode tersebut. yuk, langsung di cek untuk lebih lengkapnya lagi.

Kemanan Yang Ada Pada Browser

Pada tiap tab di browser, memiliki adanya bucket yang sudah langsung terpisah untuk bisa menjalankan adanya kode kode tersebut. untuk bucket ini di sebutnya sebagai Execution Environment. Yang dimaksudkan secara jelas disini ialah kode pada setiap tab yang bekerja dengan cara terpisah dan kode pada tiap satu tab inilah yang tidak bisa mempengaruhi adanya kode di tab lainnya atau website lainnya juga. Dengan begini, bisa untuk memastikan adanya keamanan browser. Karena, jika nantinya kode kode tersebut bisa saling mempengaruhi walau sedang berada di tab berbeda, maka informasi mengenai diri kalian akan tetap bisa untuk di hack dengan adanya kode tersebut.

Memiliki Interpreted vs Compiled Code

Istilah yang satu ini mungkin sering kalian temui di dalam konteks pemrogramman. Untuk JavaScript ini sendiri merupakan sebuah pemahaman pemogramman Interpreted yang sudah di Interpretasikan. Kodenya sendiri dijalankan dari atas lalu ke bawah dengan adanya hasil perjalanan pada kode yang akan terlihat langsung dengan cepat serta segera. Kalian tidak perlu melakukan perubahan kode menjadi sebuah bentuk yang berbeda dari sebelumnya dengan menggunakan browser untuk dapat menjalankannya.

Mengenai Compiled Language yakni adanya bahasa kompilasi dengan sisi lainnya di ubah dan langsung di komplikasikan kedalam bentukan lainnya yang sebelum dijalankan langsung oleh PC. Contohnya seperti ; C / C++ yang langsung di komplikasikan ke dalam bahasa assembly  yang langsung dijalankan oleh komputer tersebut.

Keunggulan Server Side Lawan Client Side Code

Ada yang sudah pernah mendengar Server Side dengan Client Side ?… jadi, kalau code Client Side ini ialah yang dijalankan pada komputer dari para pengguna pada saat halaman web itu terlihat. Kode dari Client side halaman ini bisa untuk di download dan dijalankan langsung dengan adanya tampilan oleh browser. Pada modul JavaScript ini juga secara eksplisit sudah berbicara langsung mengenai Client Side JavaScriptnya.

Untuk satunya lagi, yakni pada Code Server Side yang memang langsung dijalankan oleh Server. Contoh bahasa yang dimuat pada web server side yang sudah populer itu ialah PHP, Python, Ruby serta ASP NET.

Mengenai perkataan dinamis ini sendiri memang sudah di gambarkan langsung pada JavaScript yang ada di Client Side serta bahasa server side yang langsung mengacu pada kemampuan di dalam memperbaharui sebuah tampilan halaman dari aplikasi web yang ada. Untuk kode server side yang dilihat secara dinamis ini sendiri memanglah menghasilkan sebuah konten yang baru pada server contohnya ialah ; penarikan pada database, untuk yang JavaScriptnya sendiri yang Client Side dinamisnya bisa menghasilkan konten baru pada browseruntuk Client kalian.

Disini dibuat pada tabel HTML baru, yang memang memasukan adanya data yang memang diminta langsung dari server ke dalamnya tersebut. dari keduanya itu memiliki sedikit perbedaan namun saling terkait dan pada keduanya pendekatan juga biasanya bekerja sama.

Melihat Perbedaan Adanya JavaScript Dengan Java

Sebenarnya JavaScript dengan Java itu memang sama, namun pada beberapa hal ini secara fundamental sudah memiliki adanya perbedaan yang ada. Mengenai Bahasa JavaScript sudah menyerupai Java, akan tetapi tidak memiliki adanya pengetikan statis serta pengecekan pada tipe seperti Java. Untuk JavaScript sendiri memang telah mengikuti adanya kebanyakan sintaks ekspresi Java, dengan konvensi penamaan dan juga konstruksi pada aliran kontrol dasar yang merupakan alasan namanya di Ubah langsung pada LiveScript jadinya ke JavaScript.

Memiliki perbedaan pada sistem kelas kompilasi Javanya, sudah di bangun langsung berdasarkan adanya Deklarasi, dengan pendukungan sistem runtime dari berdasarkan pada sejumlah kecil tipe data yang memang sudah mewakili langsung adanya nilai numerik, lalu boolean serta string. Darisini JavaScript sendiri memiliki model objek yang memangs udah berbasis pada prototipe dan bukan menjadi model objek yang berbasis pada kelas yang sudah lebih umum. Untuk yang berbasis ini akan memberikan sesuatu yang dinamis yang memang memiliki arti apa yang sudah di warisi ini memang memiliki perbedaan untuk onjek individu. Dan JavaScript ini juga sudah mendukung adanya fungsi persyaratan deklaratif khusus.

Jika dibandingkan dengan Java sendiri, untuk JavaScript merupakan sebuah bahasa yang memang memiliki bentuk sangatlah bebas. Disini kalian tidaklah harus mendeklarasikan adanya keseluruhan variabel, lalu kelas serta metode dari mereka inilah hadir secara ekslusif. Untuk warisan pada kelas Java serta ketikan yang memang haruslah kuat untuk umumnya memerlukan adanya Hirarki objek yang sangatlah erat. Pada persyaratan inilah yang membuat Java itu lebihlah Kompleks dibandingkan dengan JavaScript.

Kalau untuk JavaScript sendiri memanglah langsung turun pada garis bahasa yang jauh lebih dinamik lagi seperti halnya itu HyperTalk dan juga dBase. Mengenai bahasa Scripting sudah langsung menawarkan adanya alat pada pemrogramman kepada para audience yang sudah lebih luas lagi dikarenakan adanya sintaks yang sudah mudah serta Builtin fungsional khusus dengan adanya persyaratan minimal pada pembuatan objek yang ada.

Belajar Mengerti JavaScript

Yang selanjutnya harus kalian tahu adalah pembelajaran pada JavaScript itu sendiri. Untuk belajar JavaScript ini sendiri memang harus memiliki adnaya langkah yang cukuplah mudah dengan menggunakan adanya browser web yang terbaru. Panduannya sendiri telah mencakup atas beberapa fitur dari JavaScript itu sendiri yang sudah tersedia saat ini untuk versi terbarunya dari Firefox. Jadinya, kalau gitu kalian bisa menggunakan tipe terbaru dari Firefox yang ada. Nah, untuk firefoxnya sendiri yakni Web Console maupun Scratchpad.

Inti sari adanya artikel ini yang masih berhubungan langsung pada artikel sebelumnya. Semoga saja, dari pengenalan pada artikel mengenai JavaScript ini bisa memungkinkan bagi kalian yang tidak tahu menjadi sedikit lebih paham lagi mengenai adanya JavaScripi itu sendiri. Bagi kalian yang ingin mencobanya langsung, semoga saja lancar dalam uji cobanya tersebut ya guys. See you next artikel guys.

Pemahaman Dasar Mengenai Dunia JavaScript

Kenalkah kalian dengan dunia JavScript ini ?… pastinya bagi kalian yang memiliki adanya website, pasti dengan sadar mengetahui bahwasannya website yang Interaktif ini akan jauh lebih menarik lagi nantinya terkhususkan bagi para pengunjung kalian. Mungkin di antara kalian sudah ada yang memakai Hosting Berkualitas ?.. namun, dari pemakaian ini pada penampilan website kalian masih kurang menarik perhatian juga ?.. tentu saja hal ini akan berdampak pada kepengaruhan User Experience dari para pengunjung kalian. Lantas, bagaimana kita bisa membuat Homepage pada website sendiri, menjadi sebuah halaman web yang menjadi lebih Interaktif serta dinamis lagi ?.. jawabannya ialah, dengan menggunakan adanya JavaScript yang benar bisa membantu kalian menuntaskan hal tersebut.

pemahaman dini dengan JavaScript

Sebenarnya, JavaScript Itu Apa Sih ?

Untuk JavaScript ini sendiri merupakan bahasa pemrograman yang bisa untuk di gunakan dalam membuat sebuah halaman web yang jauh lebih dinamis serta lebih interaktif lagi. Hal inilah yang nantinya akan memberikan sebuah kehidupan pada halaman elemen interaktif serta animasi yang jauh lebih mudah menarik perhatian serta bisa melibatkan adanya pengunjung website itu sendiri.

Dan untuk ini adalah sebuah bahasa dalam pemrograman web pada sisi klien, yang berarti pada kode tersebut telah dijalankan pada web browser dari si pengguna tersebut. dengan kemunculan dari teknologi Node,js ini serta lainnya, mampu digunakan sebagai sebuah bahasa dari sisi server. Sudah pasti, hal ini bisa menjadi jauh lebih berguna lagi ya guys. JavaScript sendiri memang telah di gunakan terutama sekali dalam pengembangan web Front End dan juga bisa erat bekerja bersama HTML dengan CSS.

Jika kalian sebelumnya pernah menggunakan adanya kotak telusur yang ada pada beranda, lalu memeriksakan adanya skor pertandingan olahraga yang langsung berjalan dari situs berita, atau juga menonton jalannya video. Maka, JavaScript ini sendirilah yang bisa untuk mengaktifkan serta bisa dalam menjalankan untuk kalian selaku penggunanya.

Sedikit Sejarah Pada JavaScript

www untuk pertama kalinya di buat sejak tahun 1990an, dengan semua dari halaman webnya memiliki sifat statis. Jdinya, halaman akan di tunjukan untuk kalian dengan apa yang kalian bisa dapatkan tidaklah mungkin bisa melakukan interaksi dengannya.

Untuk bisa melakukan interaksinya tersebut, di butuhkan adanya bahas pemrograman dalam pengintruksian di halaman dengan bagaimana harusnya bisa merespon. Agar segera merespon, maka bahasa ini harus bisa berjalan di komputer yang penggunaannya sama dengan Browser yang ada di halaman. Dalam hal ini ada 2 browser yang paling populer ialah Netscape Navigator dengan Internet Explore.

~ Netscape sendiri ialah

perusahaan yang pertama bisa dalam pengeluaran bahasa pemrograman yang terbilang menjadi halaman web adnaya Interaktif yang disebut LiveScript dan langsung di integrasikan kedalam sebuah browser. Yang berarti, browser bisa untuk menafsirkan perintah dengan langsung tanpa harus menggunakan kode yang bisa di komplikasi tanpa memerlukan Plugin lagi. Bahasa pemrograman lainnya maka di sebut dengan Java dan sudah menjadi terkenal. Dari sinilah, Netscape merubah nama yang ada di Browser menjadi JavaScript.

~ Internet Explore

tidak hanya bisa mendukung satu bahasa, namun sudah bisa mendukung 2 bahasa yang sudah terintegrasi. Vbscript menjadi salah satu bahasa pemrograman Basic. Untuk lainnya mengikuti Jscript yang bisa dikatakan mirip dengan JavaScript. Jika kalian melakukan hati-hati dengan sebuah perintah yang kalian gunakan, maka kalian bisa untuk menulis adanya sebuah kode yang di proses JavaScript oleh Netscape Navigator sebagai sebuah Jscript oleh penggunaan Internet Explore.

Yang pentingnya dari bahasa Script ini sendiri memang terlalu besar dalam menaruh adanya perkembangan di masa depan yang ada di tangan pengembang browser yang bersaing. Tahun 1996 silam JavaScript ini langsung di serahkan ke ECMA Internasional. ECMA ini singkatan dari European Computer Manufacturers Association yang langsung bertanggung jawab pada perkembangan bahasa selanjutnya.

Adakah Hal Yang Bisa Dilakukan Oleh JavaScript Ini ?

Dari JavaScript ini, adanya beberapa fitur dalam Programming yang memang bisa untuk membantu kalian di dalam melakukan hal-hal sebagai berikut ;

~ bisa untuk melakukan penyimpanan Value yang sudah berguna di dalam sebuah Variabel. Misalnya saja jika kalian ingin melakukan memasukan nama baru di dalam sebuah website kalian sendiri. Maka, dalam hal ini kalian bisa langsung emnyimpan namanya tersebut di variabel yang bernama Name.

~ Terdapat operasi terhadap potongan teks atau istilah pemrograman terkenal dengan sebutan String. Sebagai contoh saja, “ player 1 : “ yang nantinya akan ada penggabungan variabel name untuk membuat sebuah label teks lengkap yakni “ pemain 1 : Holand “.

~ Bisa untuk menjalankan adanya kode untuk menanggapi peristiwa tertentu yang memang sudah terjadi pada halaman web tersebut. dan beberapa hal lainnya juga masih tersedia oleh JavaScript ini.

Ada hal yang membuatnya semakin menarik lagi, yakni terlihat pada fungsionalitas yang bida untuk di bangun pada atas bahasa JavaScript inti. Ini semua di sebut sebagai Application Programming Interfaces. API ini bisa di gunakan di dalam kode dari JavaScript dalam membuat adanya fitur-fitur oleh JavaScript menjadi lebih kuat lagi.

API sendiri adalah sebuah kumpulan blok kode yang siap pakai untuk memungkinkan lagi adanya pengembang yang menerapkan sebuah program yang sebenarnya akan terlihat sulit dan tidak mungkin untuk di terapkan. Bisa di bilang si, melakukan adanya hal yang sama dengan kit Furnitur pada setiap pakai bagi adanya bangunan-banguan rumah. Hal ini dinilai jauh lebih mudah untuk mengambil adanya panel pada siap pakai dan menyusunnya lagi dalam mendesaina danya rak buku, lalu memotong adanya semua panel dengan berbagai ukuran dan bentuk dari ukuran yang tepat pada sekrupnya.

Untuk API sendiri masih terbagi dalam beberapa bagian, yakni dalam beberapa contoh berikut :

  • Document Object Model yang memang memperbolehkan langsung kalian dalam memanipulasikan adanya HTML dengan CSS. Lalu kalian bisa membuat, menghapus bahkan mengubah dari HTML itu sendiri dengan mengaplikasikan style yang jauh dinamis bagi page kalian. Di tiap kali kalian melihat adanya popup window yang muncul di halaman web, ataupun adanya konten baru yang di display ini menjadi suatu moment dimana DOM sedang melakukan pekerjaan.
  • Geolocation API yang akan dengan mudah memberitahu adanya lokasi kalian secara geografis. Inilah caranya google maps bisa dengan mudah menemukan adanya lokasi kalian dengan memperlihatkan sebuah map dari mereka.
  • Canvas dan WebGL API yang dengan mudah untuk membantu kalian dalam membuat sebuah animasi grafis 2D dan juga 3D.
  • Audio dan Video API yang bisa membantu kalian dalam melakukan eksperimen dengan adanya multimedia seperti ; menyalakan audio yang ada, lalu video pada halaman web yang pastinya tepat untuk mengambil adanya video dari web camera yang kalian miliki dengan menampilkan adanya dari komputer orang lain.