Apa Saja yang bisa Dilakukan oleh JavaScript ?

Kira kira apa saja yang bisa javascript itu lakukan? Apakah kalian mengetahuinya? Kalau kalian belum mengetahui nya maka kami akan menjelaskan apa saja sih yang akan dilakukan oleh javascript itu. Bahasa pemrograman JavaScript itu ada beberapa fitur pada pemrogramannya yang bisa membantu siapa saja untuk melakukan beberapa hal seperti berikut ini :

Akan menyimpan value yang sangat berguna di dalam sebuah variabel. Misalnya itu jika kalian ini ingin memasukan sebuah nama yang baru di website kalian, nah kalian ini hanya perlu menyimpan sebuah nama itu di variabel yang akan ada bernama “neme”. Operasi pada potongan teks yang juga dikenal sebagai “string” dalam bahasa pemrograman. Pada contoh yang sudah dijelaskan kalian dapat mengambil sebuah string pada “player 1:” dan akan digabungkan dengan variabel mpo slot terpercaya untuk membuat sebuah label teks yang lengkap misalnya itu pada Player 1: Mike”. JavaScript juga akan menjalankan sebuah kode untuk menanggapi interaksi atau juga pada tindakan yang tertentu yang akan terjadi pada halaman web yang ada. Dan masih akan ada banyak lagi.

API pada JavaScript

Pada saat kalian belajar JavaScript , kalian wajib tahu hal-hal yang lain yang akan membuat JavaScript lebih menarik lagi untuk dilihat, yaitu pada fungsi Application Programming Interface atau kalau disingkat menjadi API yang dapat dibangun di atas inti dari bahasa pemrograman JavaScript. API ini dapat digunakan dalam pengkodean yang ada di JavaScript untuk memperkuat fitur-fitur yang akan dibuat menggunakan JavaScript pada bahasa pemrograman yang akan kalian buat.

Pada dasarnya, API adalah sebuah kumpulan dari blok kode siap untuk dipakai yang akan memungkinkan para developer menerapkan suatu program yang mereka buat. Sederhananya, kalian dapat mengumpulkan blok kode ini dan juga dapat diibaratkan sebagai perlengkapan furniture yang ada di rumah siap rangkai yang setiap bagian nya terpisah dan hal ini hanya perlu kalian susun.

Kategori-kategori API

Tampilan yang ada pada program aplikasi atau API yang akan dibangun di web browser milik kalian dan juga dapat mengekspos data dari environment yang ada di komputer sekeliling atau dapat melakukan hal-hal yang lebih kompleks lagi. Misalnya itu ada beberapa berikut ini :

  • DOM atau Document Object Model) API

DOM API akan memungkinkan kalian untuk memanipulasi HTML dan juga pada CSS, membuat, menghapus dan juga dapat mengubah HTML, mengaplikasikan style yang lebih dinamis lagi9 untuk halaman yang ada di website kalian, dan juga masih ada banyak lagi. Setiap kalian melihat pop-up window akan muncul di sebuah halaman yang ada di website kalian atau juga pada saat konten baru kalian muncul, ini adalah contoh dari cara kerja yang dilakukan DOM.

  • Geolocation pada API

API yang satu ini itu dapat menampilkan lokasi kalian yang berada pada saat ini secara geografis. Contohnya itu kalian bisa lihat ada kemampuan google maps yang akan bisa menemukan lokasi kalian dan juga akan menampilkan di website kalian atau pada aplikasi kalian.

  • Canvas and WebGL pada API

Kalian bisa membuat sebuah animasi grafis 2D dan juga 3D di website dengan kategori API.

  • Audio dab video API seperti HTMLMediaElement dan juga WebRTC

API ini bisa membantu kalian memulai bereksperimen dengan multimedia, seperti kalian dapat menyalahkan audio dan juga menyalahkan video di halaman website kalian atau pada kegiatan berkomunikasi kalian yang menggunakan video seperti kalian melakukan video call.

Apa saja yang bisa dilakukan oleh JavaScript di website kalian?

Sekarang ini pasti kalian sudah lihat bagaimana cara kerjanya beberapa kode yang ada di JavaScript dan juga dapat melihat apa yang akan terjadi di halaman website kalian pada saat kalian ini mulai mengaktifkan kode-kode tersebut.

Keamanan pada Browser

Setiap tab yang ada di browser akan memiliki bucket yang terpisah untuk menjalankan kode-kode (buckets ini yang kemudian disebut sebagai execution environment). Artinya, pada kode-kode di setiap tab akan bekerja secara terpisah dan juga kode di satu tab ini tidak dapat memengaruhi kode yang ada di tab atau website yang lainnya. Hal ini bisa memastikan keamanan pada browser kalian, karena jika kode ini saling mempengaruhi satu sama lainnya, maka keamanan pada informasi kalian juga akan terancam.

Interpreted vs Compiled Code

Mungkin saja kalian ini pernah mendengar adanya sebuah istilah interpreted dan juga compiled dalam konteks bahasa pemrograman. JavaScript ini juga termasuk dalam bahasa pemrograman yang interpreted (yang diinterpretasikan). Kode ini akan dijalankan dari atas ke bawah dan juga hasil perjalanan pada kode akan terlihat dengan cepat dan juga segera. Jadi, kalian tidak perlu lagi mengubah kode menjadi bentuk yang sangat berbeda sebelum browser kalian menjalankannya.

Compiled language atau juga bahasa yang sudah dikompilasi di sisi lain akan diubah (akan dikompilasi) ke bentuk lain sebelum program itu dijalankan oleh komputer. Misalnya pada bahasa pemrograman C atau pada bahasa pemrograman C ++ perlu untuk dikompilasi ke dalam bahasa assembly terlebih dahulu sebelum program itu dijalankan oleh komputer. Kedua pendekatan ini memang memiliki sebuah keunggulan yang juga berbeda.

Perbedaan antara JavaScript dengan Java

JavaScript dan juga Java serupa dalam beberapa hal namun ternyata secara fundamental keduanya ini memiliki beberapa perbedaan yang ada di dalamnya. Bahasa JavaScript menyerupai seperti Java namun JavaScript ini tidak memiliki pengetikan yang statis dan juga pada pengecekan tipe seperti pada Java. JavaScript ini akan mengikuti sebagian besar dari syntax ekspresi yang ada pada Java, konvensi pada penamaan, dan juga pada konstruksi aliran kontrol yang dasar yang menjadi sebuah alasan mengapa namanya ini sekarang diubah dari LiveScript sekarang menjadi JavaScript.

Bahasa yang mendukung fungsi tanpa adanya persyaratan deklaratif yang khusus ini akan mendukung sebuah sistem runtime berdasarkan sejumlah tipe data yang kecil dan juga akan mewakili nilai numerik, Boolean, dan juga string. JavaScript akan memiliki model objek yang berbasis prototype dan juga yang bukan berbasis class yang lebih umum. Alhasil, apa yang akan diwarisi maka bisa berbeda untuk objek individu yang ada.

Jika dibandingkan dengan Java, maka JavaScript adalah bahasa yang memiliki bentuk yang sangat bebas. Yang artinya, kalian ini sudah tidak perlu mendeklarasikan semua yang ada pada variabel, kelas, dan juga pada metode. Selain itu juga kalian juga tidak perlu khawatir lagi apakah ada metode yang bersifat publik, dan juga yang bersifat pribadi, atau yang terlindungi, jadi kalian pun tidak perlu menerapkan lagi interface.

Java adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbasis class yang dirancang untuk sebuah eksekusi yang cepat dan kalian ini tidak bisa mentransmisikan bilangan yang bulat Java ke dalam referensi objek atau dapat mengakses memori pribadi dengan cara merusak bytecode Java. Model yang berbasis class Java juga akan mengartikan bahwa pada program ini terdiri dari kelas dan juga metode secara eksklusif.