Pemahaman Akan Perbedaan JavaScript Dengan Java

Jika kalian baru masuk pada artikel ini, maka alangkah lebih baiknya kalian bisa memulai untuk membaca di artikel sebelumnya. Karena, untuk artikel sebelumnya sudah berbicara langsung mengenai adanya pengertian dari JavaScript, lalu mengenai sekilas sejarah dari JavaScript, sampai pada beberapa hal yang di gunakan pada JavaScript itu sendiri.

Pada kesempatan kali ini, kita akan meneruskan lagi di dalam artikelnya mengenai sedikit perbedaan dari JavaScript dengan Java. Dimana sebelumnya, kalian harus mengetahui terlebih dahulu akan apa saja yang di lakukan pada JavaScript untuk halaman kalian sendiri.

mengenal perbedaan dari JavaScript ( JS ) dengan Java

Pada saat ini, kalian akan melihat langsung bagaimana caranya kerja dari beberapa kode JavaScript dan juga bisa langsung melihat apa yang memang terjadi di halaman website kalian ketika kalian sedang menggunakan adanya kode-kode tersebut. yuk, langsung di cek untuk lebih lengkapnya lagi.

Kemanan Yang Ada Pada Browser

Pada tiap tab di browser, memiliki adanya bucket yang sudah langsung terpisah untuk bisa menjalankan adanya kode kode tersebut. untuk bucket ini di sebutnya sebagai Execution Environment. Yang dimaksudkan secara jelas disini ialah kode pada setiap tab yang bekerja dengan cara terpisah dan kode pada tiap satu tab inilah yang tidak bisa mempengaruhi adanya kode di tab lainnya atau website lainnya juga. Dengan begini, bisa untuk memastikan adanya keamanan browser. Karena, jika nantinya kode kode tersebut bisa saling mempengaruhi walau sedang berada di tab berbeda, maka informasi mengenai diri kalian akan tetap bisa untuk di hack dengan adanya kode tersebut.

Memiliki Interpreted vs Compiled Code

Istilah yang satu ini mungkin sering kalian temui di dalam konteks pemrogramman. Untuk JavaScript ini sendiri merupakan sebuah pemahaman pemogramman Interpreted yang sudah di Interpretasikan. Kodenya sendiri dijalankan dari atas lalu ke bawah dengan adanya hasil perjalanan pada kode yang akan terlihat langsung dengan cepat serta segera. Kalian tidak perlu melakukan perubahan kode menjadi sebuah bentuk yang berbeda dari sebelumnya dengan menggunakan browser untuk dapat menjalankannya.

Mengenai Compiled Language yakni adanya bahasa kompilasi dengan sisi lainnya di ubah dan langsung di komplikasikan kedalam bentukan lainnya yang sebelum dijalankan langsung oleh PC. Contohnya seperti ; C / C++ yang langsung di komplikasikan ke dalam bahasa assembly  yang langsung dijalankan oleh komputer tersebut.

Keunggulan Server Side Lawan Client Side Code

Ada yang sudah pernah mendengar Server Side dengan Client Side ?… jadi, kalau code Client Side ini ialah yang dijalankan pada komputer dari para pengguna pada saat halaman web itu terlihat. Kode dari Client side halaman ini bisa untuk di download dan dijalankan langsung dengan adanya tampilan oleh browser. Pada modul JavaScript ini juga secara eksplisit sudah berbicara langsung mengenai Client Side JavaScriptnya.

Untuk satunya lagi, yakni pada Code Server Side yang memang langsung dijalankan oleh Server. Contoh bahasa yang dimuat pada web server side yang sudah populer itu ialah PHP, Python, Ruby serta ASP NET.

Mengenai perkataan dinamis ini sendiri memang sudah di gambarkan langsung pada JavaScript yang ada di Client Side serta bahasa server side yang langsung mengacu pada kemampuan di dalam memperbaharui sebuah tampilan halaman dari aplikasi web yang ada. Untuk kode server side yang dilihat secara dinamis ini sendiri memanglah menghasilkan sebuah konten yang baru pada server contohnya ialah ; penarikan pada database, untuk yang JavaScriptnya sendiri yang Client Side dinamisnya bisa menghasilkan konten baru pada browseruntuk Client kalian.

Disini dibuat pada tabel HTML baru, yang memang memasukan adanya data yang memang diminta langsung dari server ke dalamnya tersebut. dari keduanya itu memiliki sedikit perbedaan namun saling terkait dan pada keduanya pendekatan juga biasanya bekerja sama.

Melihat Perbedaan Adanya JavaScript Dengan Java

Sebenarnya JavaScript dengan Java itu memang sama, namun pada beberapa hal ini secara fundamental sudah memiliki adanya perbedaan yang ada. Mengenai Bahasa JavaScript sudah menyerupai Java, akan tetapi tidak memiliki adanya pengetikan statis serta pengecekan pada tipe seperti Java. Untuk JavaScript sendiri memang telah mengikuti adanya kebanyakan sintaks ekspresi Java, dengan konvensi penamaan dan juga konstruksi pada aliran kontrol dasar yang merupakan alasan namanya di Ubah langsung pada LiveScript jadinya ke JavaScript.

Memiliki perbedaan pada sistem kelas kompilasi Javanya, sudah di bangun langsung berdasarkan adanya Deklarasi, dengan pendukungan sistem runtime dari berdasarkan pada sejumlah kecil tipe data yang memang sudah mewakili langsung adanya nilai numerik, lalu boolean serta string. Darisini JavaScript sendiri memiliki model objek yang memangs udah berbasis pada prototipe dan bukan menjadi model objek yang berbasis pada kelas yang sudah lebih umum. Untuk yang berbasis ini akan memberikan sesuatu yang dinamis yang memang memiliki arti apa yang sudah di warisi ini memang memiliki perbedaan untuk onjek individu. Dan JavaScript ini juga sudah mendukung adanya fungsi persyaratan deklaratif khusus.

Jika dibandingkan dengan Java sendiri, untuk JavaScript merupakan sebuah bahasa yang memang memiliki bentuk sangatlah bebas. Disini kalian tidaklah harus mendeklarasikan adanya keseluruhan variabel, lalu kelas serta metode dari mereka inilah hadir secara ekslusif. Untuk warisan pada kelas Java serta ketikan yang memang haruslah kuat untuk umumnya memerlukan adanya Hirarki objek yang sangatlah erat. Pada persyaratan inilah yang membuat Java itu lebihlah Kompleks dibandingkan dengan JavaScript.

Kalau untuk JavaScript sendiri memanglah langsung turun pada garis bahasa yang jauh lebih dinamik lagi seperti halnya itu HyperTalk dan juga dBase. Mengenai bahasa Scripting sudah langsung menawarkan adanya alat pada pemrogramman kepada para audience yang sudah lebih luas lagi dikarenakan adanya sintaks yang sudah mudah serta Builtin fungsional khusus dengan adanya persyaratan minimal pada pembuatan objek yang ada.

Belajar Mengerti JavaScript

Yang selanjutnya harus kalian tahu adalah pembelajaran pada JavaScript itu sendiri. Untuk belajar JavaScript ini sendiri memang harus memiliki adnaya langkah yang cukuplah mudah dengan menggunakan adanya browser web yang terbaru. Panduannya sendiri telah mencakup atas beberapa fitur dari JavaScript itu sendiri yang sudah tersedia saat ini untuk versi terbarunya dari Firefox. Jadinya, kalau gitu kalian bisa menggunakan tipe terbaru dari Firefox yang ada. Nah, untuk firefoxnya sendiri yakni Web Console maupun Scratchpad.

Inti sari adanya artikel ini yang masih berhubungan langsung pada artikel sebelumnya. Semoga saja, dari pengenalan pada artikel mengenai JavaScript ini bisa memungkinkan bagi kalian yang tidak tahu menjadi sedikit lebih paham lagi mengenai adanya JavaScripi itu sendiri. Bagi kalian yang ingin mencobanya langsung, semoga saja lancar dalam uji cobanya tersebut ya guys. See you next artikel guys.

Pemahaman Dasar Mengenai Dunia JavaScript

Kenalkah kalian dengan dunia JavScript ini ?… pastinya bagi kalian yang memiliki adanya website, pasti dengan sadar mengetahui bahwasannya website yang Interaktif ini akan jauh lebih menarik lagi nantinya terkhususkan bagi para pengunjung kalian. Mungkin di antara kalian sudah ada yang memakai Hosting Berkualitas ?.. namun, dari pemakaian ini pada penampilan website kalian masih kurang menarik perhatian juga ?.. tentu saja hal ini akan berdampak pada kepengaruhan User Experience dari para pengunjung kalian. Lantas, bagaimana kita bisa membuat Homepage pada website sendiri, menjadi sebuah halaman web yang menjadi lebih Interaktif serta dinamis lagi ?.. jawabannya ialah, dengan menggunakan adanya JavaScript yang benar bisa membantu kalian menuntaskan hal tersebut.

pemahaman dini dengan JavaScript

Sebenarnya, JavaScript Itu Apa Sih ?

Untuk JavaScript ini sendiri merupakan bahasa pemrograman yang bisa untuk di gunakan dalam membuat sebuah halaman web yang jauh lebih dinamis serta lebih interaktif lagi. Hal inilah yang nantinya akan memberikan sebuah kehidupan pada halaman elemen interaktif serta animasi yang jauh lebih mudah menarik perhatian serta bisa melibatkan adanya pengunjung website itu sendiri.

Dan untuk ini adalah sebuah bahasa dalam pemrograman web pada sisi klien, yang berarti pada kode tersebut telah dijalankan pada web browser dari si pengguna tersebut. dengan kemunculan dari teknologi Node,js ini serta lainnya, mampu digunakan sebagai sebuah bahasa dari sisi server. Sudah pasti, hal ini bisa menjadi jauh lebih berguna lagi ya guys. JavaScript sendiri memang telah di gunakan terutama sekali dalam pengembangan web Front End dan juga bisa erat bekerja bersama HTML dengan CSS.

Jika kalian sebelumnya pernah menggunakan adanya kotak telusur yang ada pada beranda, lalu memeriksakan adanya skor pertandingan olahraga yang langsung berjalan dari situs berita, atau juga menonton jalannya video. Maka, JavaScript ini sendirilah yang bisa untuk mengaktifkan serta bisa dalam menjalankan untuk kalian selaku penggunanya.

Sedikit Sejarah Pada JavaScript

www untuk pertama kalinya di buat sejak tahun 1990an, dengan semua dari halaman webnya memiliki sifat statis. Jdinya, halaman akan di tunjukan untuk kalian dengan apa yang kalian bisa dapatkan tidaklah mungkin bisa melakukan interaksi dengannya.

Untuk bisa melakukan interaksinya tersebut, di butuhkan adanya bahas pemrograman dalam pengintruksian di halaman dengan bagaimana harusnya bisa merespon. Agar segera merespon, maka bahasa ini harus bisa berjalan di komputer yang penggunaannya sama dengan Browser yang ada di halaman. Dalam hal ini ada 2 browser yang paling populer ialah Netscape Navigator dengan Internet Explore.

~ Netscape sendiri ialah

perusahaan yang pertama bisa dalam pengeluaran bahasa pemrograman yang terbilang menjadi halaman web adnaya Interaktif yang disebut LiveScript dan langsung di integrasikan kedalam sebuah browser. Yang berarti, browser bisa untuk menafsirkan perintah dengan langsung tanpa harus menggunakan kode yang bisa di komplikasi tanpa memerlukan Plugin lagi. Bahasa pemrograman lainnya maka di sebut dengan Java dan sudah menjadi terkenal. Dari sinilah, Netscape merubah nama yang ada di Browser menjadi JavaScript.

~ Internet Explore

tidak hanya bisa mendukung satu bahasa, namun sudah bisa mendukung 2 bahasa yang sudah terintegrasi. Vbscript menjadi salah satu bahasa pemrograman Basic. Untuk lainnya mengikuti Jscript yang bisa dikatakan mirip dengan JavaScript. Jika kalian melakukan hati-hati dengan sebuah perintah yang kalian gunakan, maka kalian bisa untuk menulis adanya sebuah kode yang di proses JavaScript oleh Netscape Navigator sebagai sebuah Jscript oleh penggunaan Internet Explore.

Yang pentingnya dari bahasa Script ini sendiri memang terlalu besar dalam menaruh adanya perkembangan di masa depan yang ada di tangan pengembang browser yang bersaing. Tahun 1996 silam JavaScript ini langsung di serahkan ke ECMA Internasional. ECMA ini singkatan dari European Computer Manufacturers Association yang langsung bertanggung jawab pada perkembangan bahasa selanjutnya.

Adakah Hal Yang Bisa Dilakukan Oleh JavaScript Ini ?

Dari JavaScript ini, adanya beberapa fitur dalam Programming yang memang bisa untuk membantu kalian di dalam melakukan hal-hal sebagai berikut ;

~ bisa untuk melakukan penyimpanan Value yang sudah berguna di dalam sebuah Variabel. Misalnya saja jika kalian ingin melakukan memasukan nama baru di dalam sebuah website kalian sendiri. Maka, dalam hal ini kalian bisa langsung emnyimpan namanya tersebut di variabel yang bernama Name.

~ Terdapat operasi terhadap potongan teks atau istilah pemrograman terkenal dengan sebutan String. Sebagai contoh saja, “ player 1 : “ yang nantinya akan ada penggabungan variabel name untuk membuat sebuah label teks lengkap yakni “ pemain 1 : Holand “.

~ Bisa untuk menjalankan adanya kode untuk menanggapi peristiwa tertentu yang memang sudah terjadi pada halaman web tersebut. dan beberapa hal lainnya juga masih tersedia oleh JavaScript ini.

Ada hal yang membuatnya semakin menarik lagi, yakni terlihat pada fungsionalitas yang bida untuk di bangun pada atas bahasa JavaScript inti. Ini semua di sebut sebagai Application Programming Interfaces. API ini bisa di gunakan di dalam kode dari JavaScript dalam membuat adanya fitur-fitur oleh JavaScript menjadi lebih kuat lagi.

API sendiri adalah sebuah kumpulan blok kode yang siap pakai untuk memungkinkan lagi adanya pengembang yang menerapkan sebuah program yang sebenarnya akan terlihat sulit dan tidak mungkin untuk di terapkan. Bisa di bilang si, melakukan adanya hal yang sama dengan kit Furnitur pada setiap pakai bagi adanya bangunan-banguan rumah. Hal ini dinilai jauh lebih mudah untuk mengambil adanya panel pada siap pakai dan menyusunnya lagi dalam mendesaina danya rak buku, lalu memotong adanya semua panel dengan berbagai ukuran dan bentuk dari ukuran yang tepat pada sekrupnya.

Untuk API sendiri masih terbagi dalam beberapa bagian, yakni dalam beberapa contoh berikut :

  • Document Object Model yang memang memperbolehkan langsung kalian dalam memanipulasikan adanya HTML dengan CSS. Lalu kalian bisa membuat, menghapus bahkan mengubah dari HTML itu sendiri dengan mengaplikasikan style yang jauh dinamis bagi page kalian. Di tiap kali kalian melihat adanya popup window yang muncul di halaman web, ataupun adanya konten baru yang di display ini menjadi suatu moment dimana DOM sedang melakukan pekerjaan.
  • Geolocation API yang akan dengan mudah memberitahu adanya lokasi kalian secara geografis. Inilah caranya google maps bisa dengan mudah menemukan adanya lokasi kalian dengan memperlihatkan sebuah map dari mereka.
  • Canvas dan WebGL API yang dengan mudah untuk membantu kalian dalam membuat sebuah animasi grafis 2D dan juga 3D.
  • Audio dan Video API yang bisa membantu kalian dalam melakukan eksperimen dengan adanya multimedia seperti ; menyalakan audio yang ada, lalu video pada halaman web yang pastinya tepat untuk mengambil adanya video dari web camera yang kalian miliki dengan menampilkan adanya dari komputer orang lain.